Inilah Fungsi Dan Jenis Rantai Sepeda Motor yang Perlu Anda Ketahui
Inilah Fungsi Dan Jenis Rantai Sepeda Motor yang Perlu Anda Ketahui

Berita Pekanbaru – Tak hanya roda dan mesin yang dibutuhkan sebagai komponen utama agar sepeda motor anda dapat berjalan dengan lancar. Akan tetapi terdapat beberapa komponen lain yang harus ada pada sebuah sepeda motor seperti rantai.

Rantai adalah sebuah komponen yang fungsinya untuk menyalurkan tenaga putar dari sebuah mesin ke roda belakang melalui gear. Meski penggunaan rantai tersebut yang masih digunakan tak hanya pada motor bebek dan motor sport. Tetapi juga motor matic, yang mengandalkan V-Belt.

Terdapat beberapa jenis rantai serta fungsinya yang biasanya digunakan oleh beberapa produsen otomotif seprti berikut ini:

Fungsi Rantai Sepeda Motor

Fungsi rantai sepeda motor merupakan media yang digunakan untuk meneruskan putaran mesin dari counter shaft transmisi ke roda belakang sepeda motor. Yang mana rantai tersebut bekerja dengan memanfaatkan spocket atau gir. Dengan demikian roda belakang sepeda motor akan dapat berputar sebagaimana mestinya sehingga mempermudah dalam berkendara.

Jenis Rantai Sepeda Motor

1. Rantai O-Ring

Rantai yang memiliki cincin berbentuk “O” yang terbuat dari bahan karet atau rantai O-Ring apabila dibandingkan dengan jenis rantai ring secara umur rantai O-Ring tersebut akan lebih awet jika digunakan.

Baca Juga : 4 Cara Membersihkan Plafon Mobil Sendiri Di Rumah

Dikarenakan, rantai O-Ring mempunyai fungsi sebagai seal agar dapat menjaga pelumas tetap diam dan berada diantara dua lempengan mata rantai. Untuk dapat menjaga daya tahan dari rantai tersebut agar lebih awet saat digunakan, disarankan untuk selalu memberikan pelumas pada rantai tersebut. Untuk harganya sendiri rantai jenis ini sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis rantai yang tak mempunyai O-Ring.

2. Rantai Tanpa Ring

Jenis rantai berikutnya ialah rantai tanpa ring, yang dimaksud dengan rantai motor tanpa ring adalah rantai motor yang tak mempunyai ring yang digunakan sebagai pembatas antara lempengan rantai tersebut. Efek yang dapat ditimbulkan seperti, akan membuat mata rantai menjadi cepat rusak dikarenakan tak adanya tempat untuk pelumas mengendap atau hanya diam.

Meski demikian, rantai jenis ini adalah salah satu rantai sepeda motor yang paling sering digunakan oleh produsen otomotif. Dikarenakan jenis rantai sepeda motor yang satu ini paling mudah untuk ditemukan serta harganya yang juga terjangkau. Agar rantai sepeda motor tanpa ring tersebut tetap awet penggunaannya, disarankan untuk memberikan pelumas supaya lempengan rantai tersebut tak menjadi cepat aus.

3. Rantai X-Ring

Untuk jenis rantai sepeda motor yang terakhir adalah Rantai X-Ring. Rantai sepeda motor yang satu ini merupakan rantai yang paling bagus dan juga berkualitas. Mengapa demikian? Karena secara fungsinya saja Rantai X-Ring mempunyai O-Ring untuk jadi tempat berkumpulnya pelumas pada bagian dalamnya.

Yang membedakan rantai X-Ring dengan rantai O-Ring adalah letak serta bentuknya yang memang dibuat membentuk huruf “X” yang sesuai dengan namanya sendiri. Pembuatan bentuk lempengan yang seperti huruf X tersebut memang dibuat agar cincin tersebut tidak mudah pipih. Sehingga umur rantai tersebut menjadi lebih tahan lama, meski demikian harga untuk rantai X-Ring jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis Rantai O-Ring atau Rantai Tanpa Ring yang telah disebutkan sebelumnya.

Itulah pembahasan mengenai fungsi dan jenis-jenis rantai sepeda motor yang perlu anda ketahui. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah pengetahuan anda terkait jenis rantai sepeda motor saat ini dan jangan lupa untuk selalu merawat rantai sepeda motor anda agar kegiatan berkendara anda tetap menyenangkan.

Untuk informasi  seputar Berita Otomotif Terupdate lainnya pastikan hanya di laman Dangmerdu.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here