Keracunan Kerang Ini dia cara mengatasinya !
Keracunan Kerang Ini dia cara mengatasinya !

Dang Merdu – Kerang merupakan salah satu makanan laut yang banyak penggemarnya. Selain memiliki banyak jenis, kerang juga mudah didapatkan dan bisa diolah menjadi berbagai masakan yang lezat.

 

Penyebab keracunan kerang

Biasanya keracunan kerang disebabkan oleh beberapa hal, hal paling umum adalah :

 

  1. Keracunan kerang paralitik

Paralytic Shellfish Poison (PSP) adalah keracunan kerang yang disebabkan oleh biotoksin laut alami yang diproduksi oleh beberapa spesies alga mikroskopis. Saat kerang memakan alga tersebut, maka racun dapat berada di dalam kerang.

 

Saat Anda mengonsumsi kerang yang telah terkontaminasi PSP, maka Anda dapat mengalami keracunan paralitik yang dapat melumpuhkan otot dan menyerang sistem saraf. PSP dalam tingkat tinggi dapat menyebabkan penyakit parah dan kematian.

 

Ada banyak jenis kerang yang bisa terkontaminasi PSP, diantaranya adalah kerang laut, tiram, kerang geoduck, dan kerang simping atau scallop. Keracunan juga bisa terjadi saat Anda mengonsumsi hewan laut seperti kepiting yang memakan kerang terkontaminasi PSP dan tidak dibersihkan dengan seksama.

 

  1. Keracunan kerang diaretik

Diarrhetic Shellfish Poison (DSP) adalah keracaunan kerang yang disebabkan oleh racun biotoksin dari alga Dinoflagellata dinophysis yang dikonsumsi kerang. Mengonsumsi kerang yang terkontaminasi DSP dari alga dinoflagellata dapat menyebabkan keracunan kerang diaretik.

 

Sesuai namanya, diare adalah gejala yang paling sering dirasakan saat seseorang mengalami keracunan kerang diaretik.

 

  1. Keracunan kerang amnesik

Asam domoat adalah racun biotoksin laut yang disebut Amnesic Shellfish Poison (ASP) yang diproduksi oleh diatom Pseudo-nitzschia sp., sejenis alga mikroskopis alami. Kerang silet atau disebut juga kerang bambu, paling sering terkena ASP karena alga yang menghasilkan racun lebih banyak ditemukan di daerah pesisir tempat kerang bambu berada.

 

Jika Anda mengonsumsi kerang yang terkontaminasi ASP, ada risiko Anda mengalami keracunan kerang amnesik. Pada kondisi keracunan yang parah, kondisi ini bahkan bisa mengakibatkan kehilangan ingatan jangka pendek secara permanen.

 

Baca juga : Cara Ampuh Atasi Penyakit Endemik

 

Gejala keracunan kerang

 

Mual adalah salah satu gejala keracunan kerang yang umum

Gejala keracunan kerang yang umum salah satunya mual

Gejala keracunan kerang dapat tergantung pada jenis keracunan yang dialami.

 

  1. Gejala keracunan kerang paralitik

Gejala keracunan kerang paralitik antara lain adalah:

 

Mungkin mengalami mati rasa atau kesemutan di mulut sekitar 30 menit setelah makan kerang yang terkontaminasi.

Sensasi mati rasa atau kesemutan bisa menyebar ke lengan dan kaki.

Pusing

Lengan dan kaki lumpuh sementara

Mual, muntah, dan diare

Gejala tersebut mungkin hanya dirasakan sebagian atau semuanya. Pada jenis keracunan kerang paralitik, gejala seperti mual, muntah, dan diare lebih jarang dialami jika dibandingkan mati rasa atau kesemutan pada mulut.

 

  1. Keracunan kerang diaretik

Gejala keracunan kerang diare, antara lain adalah:

 

Mual

Muntah

Sakit perut

Diare

Diare adalah gejala yang paling sering dilaporkan sebagai gejala dari jenis keracunan kerang ini.

 

  1. Keracunan kerang amnesik

Keracunan kerang amnesia memiliiki gejala keracunan yang aneh dan langka, meliputi:

 

Dimulai dengan mual, muntah, dan diare

Diikuti oleh kehilangan ingatan jangka pendek

Dapat juga terjadi gejala sistem saraf lainnya yang kurang umum.

 

Cara mengatasi keracunan kerang

 

Saat Anda atau orang yang Anda kenal mengalami keracunan kerang, berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya:

 

Jangan memaksakan muntah.

Tidak ada obat khusus yang tersedia untuk mengatasi keracunan kerang. Pemberian antibiotik juga tidak dapat mendorong kesembuhan. Jika Anda mengalami mual, muntah, diare dan kram perut, maka hanya obat antimotilitas preparat bismut yang boleh digunakan.

 

Jangan menggunakan obat antimotilitas lain karena dapat mengurangi gerakan lambung dan usus.

Ini bisa menyebabkan tubuh tidak dapat mengeluarkan penyebab infeksi sehingga gejala keracunan bisa memburuk dan berkepanjangan.

 

Untuk mencegah keracunan kerang, Anda perlu lebih berhati-hati dalam memilih kerang yang akan dikonsumsi.

 

Apalagi, racun pada kerang tidak dapat hilang dengan dipanaskan atau dibekukan, sehingga meski kerang dimasak dengan baik, risiko keracunan tetap ada.

 

Baca Berita Nasional Terbaru lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here