Jenis Penyakit Endemik Di Indonesia
Jenis Penyakit Endemik Di Indonesia

Dang Merdu – Indonesia sendiri hingga saat ini masih menjadi tuan rumah cukup banyak penyakit endemik. Setiap tahunnya, angka infeksi penyakit ini tergolong konstan. Namun, ada beberapa kejadian yang mencatatkan peningkatan jumlah penderita. Berikut ini beberapa penyakit yang masuk sebagai kategori endemik di Indonesia.

 

  1. Demam berdarah dengue (DBD)

Setiap tahunnya, pasien DBD tidak pernah absen mengunjungi rumah sakit-rumah sakit di Indonesia, terutama saat musim hujan. Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti, memang masih menjadi langganan endemik di beberapa negara Asia Tenggara.

 

 

  1. Rabies

Rabies adalah penyakit endemik di Indonesia, terutama di pulau Bali dan Nusa Tenggara Timur. Dua provinsi tersebut pernah mengalami wabah rabies pada 2008-2010.

 

Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya dan umumnya disebabkan oleh gigitan anjing liar. Binatang seperti kelelawar dan rubah juga bisa membuat manusia tertular rabies.

 

 

  1. Hepatitis A

Hepatitis A juga masih masuk dalam penyakit kategori endemik di Indonesia. Penyakit akibat virus dengan nama yang sama ini, ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi. Sanitasi yang buruk juga menjadi salah satu penyebab utama penyakit ini bisa menyebar.

 

Baca juga : Cara Ampuh Atasi Penyakit Endemik

 

  1. Malaria

Malaria adalah penyakit yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Anophelespembawa parasit plasmodium. Di beberapa daerah di Indonesia, malaria masih menjadi endemik.

 

Parasit penyebab malaria akan masuk ke hati tubuh individu yang digigit nyamuk, dan berkembang di sana. Lalu setelah membesar, parasit akan masuk ke aliran darah dan menyebabkan berbagai gangguan pada sel darah merah.

 

  1. Kaki gajah

Kaki gajah atau filariasis juga merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk pembawa larva cacing roundworm. Ada 3 jenis cacing yang dapat menyebabkan filariasis yaitu Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori. Seiring berjalannya waktu, cacing ini akan berkembang dan menyerang sistem limfatik.

 

 

  1. Kusta

Penyakit kusta sudah ada sejak zaman dahulu dan saat ini ada sekitar 200.000 orang di seluruh dunia yang terinfeksi kusta. Kebanyakan dari penderita kusta berada di benua Afrika dan Asia.

 

Penyakit endemik ini disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae (M. leprae) tetapi kusta tidak menular. Anda dapat tertular hanya jika melakukan kontak dekat dan berulang dengan droplet dari hidung dan mulut seseorang dengan kusta yang tidak diobati.

 

  1. Tuberkulosis

TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri TBC lebih sering menyerang paru-paru, tetapi kuman tersebut juga dapat menyerang organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, kulit, otak, tulang dan sebagainya.

 

Pencegahan tuberkulosis dapat dilakukan dengan mendapatkan imunisasi BCG, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta menjalani gaya hidup sehat.

 

  1. Leptosperosis

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan infeksi bakteri dari genus Leptospira. Penyakit endemik yang masih ada di Indonesia ini sering juga dikenal sebagai penyakit kencing tikus.

 

Leptosperosis dapat menyerang manusia maupun hewan dan dapat disebarkan melalui urin dari hewan yang terinfeksi.

 

Gejala leptosperosis pada manusia umumnya hampir mirip dengan gejala penyakit infeksi lainnya. Bahkan, sebagian orang mungkin tidak mengalami gejala apa pun.

 

Namun jika dibiarkan, leptospirosis dapat menyebabkan komplikasi berupa kerusakan ginjal, meningitis, gagal hati, gangguan pernapasan, dan bahkan kematian.

 

Penyakit ini biasanya mewabah saat sekelompok masyarakat terpapar dengan air yang telah terkontaminasi urin hewan yang mengandung bakteri leptospira, seperti misalnya air banjir.

 

Baca juga Berita Nasional Terbaru lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here