Beberapa Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mobil Bermesin Diesel serta Solusinya
Beberapa Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mobil Bermesin Diesel serta Solusinya

Berita Pekanbaru Terbaru – Karakter yang dimiliki oleh mesin diesel itu berbeda dengan mesin bensin. Jika dibandingkan dengan mesin bensin akan jauh lebih besar tiga kali lipat jumlah kompresinya, jadi wajar saja jika torsi yang dimiliki mesin diesel itu lebih besar.

Akan tetapi, baik perawatan atau berbagai masalah yang ada pada mobil bermesin diesel pun juga berbeda. Sebaiknya kenali terlebih dahulu masalah apa saja yang ada pada mobil bermesin diesel sebelum anda memilikinya. Sehingga anda akan menjadi lebih tanggp jika mobil diesel yang anda miliki nantinya bermasalah.

Meski memiliki berbagai kelebihan, mobil bermesin diesel juga mempunyai beberapa masalah yang mungkin terjadi, untuk mengetahuinya mari simak ulasan berikut ini:

1. Diesel Runaway 

Yang pertama adalah runaway, istilah tersebut pada saat kondisi mesin mobil tak dapat dimatikan meskipun kunci kontak mobil sudah dalam kondisi off. Selanjutnya, mesin akan terus menyala dengan RPM yang tinggi yang diikuti dengan keluarnya kepulan asap berwarna putih.

Baca Juga : MG Pamerkan Extender Yang Akan Menggoda Para Pecinta Double Cabin Pada Pameran GIIAS 2022

Solusi yang harus anda lakukan ialah dengan melakukan pengecekan terkait kondisi pompa solar atau apabila ECU telah terjadi kerusakan. Apabila ECU tak layak lagi untuk dipakai, sebaiknya gantilah dengan yang baru.

Terjadinya hal tersebut menyebabkan mesin menghisap solar secara tidak terkontrol, sehingga putaran pada mesin akan menjadi tinggi. Apabila terjadi runway pada mobil bertransmisi manual, anda dapat memasukkan transmisi pada posisi gigi 4 atau 5.

Lalu aktifkan rem tangan dan injak juga pedal rem secara penuh. Kemudian bersamaan dengan menginjak pedal kopling, sehingga mesin akan mati dikarenakan beban dari mesin itu akan menjadi terlalu berat.

Sementara untuk mobil diesel yang bertransmisi otomatis, anda dapat menutup saluran udara dengan menggunakan benda yang besar dan rata. Sehingga tak adanya udara yang dapat masuk ke ruang pembakaran yang dapat menyebabkan mesin mobil menjadi mati.

Akan tetapi bila anda tak mempunyai pengalaman terkait hal tersebut, disarankan untuk memarkirkan mobil dengan segera di tempat yang aman. Kemudian tarik rem tangan dan menjauhlah dari mobil tersebut.

Pada saat solar sudah habis, otomatis mesin akan mati dengan sendirinya. Anda juga dapat menunggu hingga kerusakan sistem mekanikal yang lainnya membuat pasokan solar ke dalam mesin terhenti.

2. Mobil Sulit Dinyalakan

Masalah yang selanjutnya ialah masuk angin. Salah satu gejalanya dengan sulit untuk dinyalakan.

Biasanya jika usia mobil diesel yang telah mencapai di atas tiga hingga lima tahun akan rentan terjadi masalah yang satu ini. Hal yang satu ini terjadi disebabkan adanya sisa udara yang masuk ke dalam saluran sistem bahan bakarnya.

Masuk angin umumnya dapat terjadi pada saat melakukan proses penggantian filter solar dengan cara yang tak tepat. Sehingga udara masuk ke dalam sistem penyemprotan bahan bakarnya. Akibatnya, bukan solar yang justru keluar ke ruang bakar, melainkan udara.

Penyebab lainnya juga bisa disebabkan karena bahan bakar yang ada di tangki mobil sudah sedikit atau kosong, sehingga udaralah yang akan tersedot oleh pompa injeksi. Apabila sudah masuk angin, hal yang harus anda lakukan pada mobil anda adalah dengan memastikannya terlebih dahulu jika solar sudah terisi setidaknya setengah penuh. Kemudian pastikan jika selang saluran bahan bakarnya tidak dalam keadaan bocor.

Selanjutnya kendorkan baut nepel angin-angin pada tabung sedimeter dan pompa terus hingga solar keluar bersamaan dengan angin. Sebagai pertanda jika solar terlihat berbuih. Lakukan terus hingga solar yang keluar tidak lagi berbuih. Dan yang terakhir, anda dapat mengencangkan nepel angin-angin. Apabila semua proses telah dilakukan, anda dapat menyalakan mesin mobil kembali.

3. Rusaknya Busi Pijar

Apabila busi pijar rusak, tentu akan muncul masalah pada mobil bermesin diesel. Dampak yang paling dapat dirasakan seperti mesin yang sulit untuk dinyalakan, atau tak dapat aktif sama sekali.

Hal tersebut juga dapat terjadi karena usia pemakaian busi pijar yang suda terlalu lama. Biasanya jika usia mobil diesel yang sudah 5 tahun ke atas memang sudah harus diganti busi pijarnya.

4. Rusaknya Selenoid Turbocharger

Kini mesin mobil diesel modern telah dilengkapi dengan teknologi turbo, yaitu VNT (Variable Nozzle Turbo) dan VGT (Variable Geometry Turbo) yang berfungsi untuk mengatur besaran dari tekanan udara yang disuplai oleh turbo ke mesin, sehingga mesin dapat memaksimalkan performanya.

Tetapi, jika komponen pengatur atau solenoid turbo bermasalah, maka akan bermasalah pula suplai udara ke ruang bakarnya. Apabila solenoid tak dapat membuka, maka aliran udara juga akan berkurang atau underboost.

Hal tersebutlah yang akan membuat mesin diesel menjadi tak bertenaga. Solusi yang dapat anda lakukan dengan membawanya ke bengkel yang memang telah ahli dalam menangani mesin diesel turbo modern.

5. Macetnya Injektor

Masala berikutnya adalah macetnya injektor. Apabila alat yang satu ini sudah macet, akan muncul gangguan yang dapat membuat tekanan injeksi serta volume solar yang disuplai ke ruang bakar menjadi terganggu.

Apabila noozle (jarum injeksi) tersumbat oleh kotoran, secara otomatis volume solar akan menjadi tidak sesuai yang akan berimbas pada mesin yang menjadi tak bertenaga. Pada mobil bermesin diesel commonrail, pompa injeksi akan memompa dengan terus menerus pada saat mesin menyala. Apabila pompa injeksi berkurang, tentu akan membuat tenaga mesin jadi menurun.

Pada mobil bermesin diesel, injektor adalah alat yang vital. Sebaiknya jaga dengan baik part yang satu ini dengan cara menggunakan bahan bakar yang berkualitas. Biasanya injektor memiliki harga yang cukup mahal, berkisar antara Rp 2 hingga Rp. 4 jutaan tergantung dari merek mobilnya.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar Berita Otomotif Terbaru hanya di laman Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here