Pemprov Riau Berkomitmen Untuk Tingkatkan Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan
Pemprov Riau Berkomitmen Untuk Tingkatkan Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Berita Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat akan ini terus berupaya meningkatkan nilai dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (Sakip).

Komitmen dalam meningkatkan nilai Sakip tersebut adalah dengan terus dilakukannya evaluasi sesuai dengan standar-standar penilaian yang sudah ditentukan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Peningkatan dari nilai Sakip ini sudah menjadi komitmen dari pak Gubernur. Tindaklanjut itu juga sudah disampaikan oleh pak Sekda. Intinya saat ini kita akan terus mengevaluasi standar-standar dari penilaian yang sudah ditentukan oleh Kemenpan-RB,” kata Kepala Biro Organisasi Setdaprov Riau, Kemal, pada Ahad (7/8/2022).

Apalagi menurut Kemal lagi, saat ini bobot penilaian yang sudah ditetapkan Kemenpan RB saat ini juga lebih tinggi. Pengukuran dari kinerja tersebut misalnya, jika sebelumnya dengan nilai 25 jadi 30. Kemudian evaluasi internal dulunya 10 sekarang sudah menjadi 25.

Karena itu, kata Kemal, peningkatan dari jumlah bobot yang saat ini ditetapkan oleh Kemenpan-RB itu, maka kualitas dari kinerja aparatur juga wajib ditingkatkan.

Baca juga: Wagubri H. Edy Natar Nasution Ajak Agar Umat Muslim Selalu Tingkatkan Kecintaan Kepada Allah SWT

“Tahun 2021 sudah ada lima kriteria penilaiannya. Ada perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal, serta pencapaian kinerja. Pada tahun 2022, dikurangi hanya empat. perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal, untuk capaian kinerja ini sudah tidak lagi digunakan lagi. Tapi masing-masing bobotnya ditambah,” papar Kemal.

Diakui Kemal, bahwa saat ini sudah terjadi peningkatan penilaian Sakip Pemprov Riau pada 2022 nilainya 68,67. Sedangkan pada tahun 2021 hanya 67,82. Artinya sudah ada peningkatan poin dari penilaian Sakip yang sudah diberikan Kemenpan-RB.

Begitu juga untuk penilaian dari Reformasi Birokrasi (RB), saat ini juga terdapat peningkatan walaupun saat ini belum terlalu signifikan. Pada 2020 yakni dengan nilai 67,11. Kemudian tahun 2021 67,45 atau naik 0,34 persen.

Standar dari penilaiannya seperti penilaian pengungkit, meliputi komponen hasil, kualitas pelayanan, kinerja organisasi. Kemudian reformasi, soal pelayanan, ada yang berubah. Ada juga standar pelayanan.

“Walau pun saat ini sudah ada peningkatan, tapi pak Gubernur menginginkan agar lebih baik lagi. Makanya evaluasi dari kinerja ini akan terus dilakukan. Kita juga saat ini sudah membuat terobosan, yakni dengan membuat agen-agen perubahan yang ada di setiap OPD,” ujar Kemal.

Simak juga berita lainnya, seputar topik berita riau terbaru di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here