Pelayanan Ortopedi di RSUD Arifin Achmad Riau Saat ini Sudah Selevel Luar Negeri
Pelayanan Ortopedi di RSUD Arifin Achmad Riau Saat ini Sudah Selevel Luar Negeri

Berita Pekanbaru Terupdate – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Riau saat ini terus berinovasi agar rumah sakit pemerintah daerah Riau agar bisa bisa memberikan pelayanan yang setara dengan rumah sakit di luar negeri.

Misalnya saja saat ini untuk pelayanan bedah panggul dan lutut, pelayanan yang ada di RSUD Arifin Achmad Riau untuk penyakit itu, tidak kalah dengan rumah sakit yang ada di Jakarta maupun di negara tetangga sebelah, seperti Malaysia dan Singapura.

“Untuk pelayanan dari bedah panggul dan lutut yang ada di RSUD Arifin Achmad Riau sudah cukup baik. Dimana saat ini kita sudah bisa melakukan tindakan tindakan yang sifatnya non operatif (operasi) dan operatif,” kata Dokter Spesialis Ortopedi RSUD Arifin Achmad Riau, dr. Muhammad Ihsan, Sp.OT (K) Hip & Knee.

Dia juga menjelaskan, bahwa bedah panggul dan lutut tersebut, merupakan salah satu cabang dari spesialis Ortopedi (bedah tulang). Jenis-jenis dari kasus pada bedah panggul dan lutut ini juga meliputi, masalah panggul dan lutut yang saat ini disebabkan oleh trauma (kecelakaan), degeneratif (proses penuaan), dan juga cidera olahraga.

“Tiga masalah itu yang utama. Tapi masalah pada panggul dan lutut ini juga bisa disebabkan oleh masalah kronis yang dapat melibatkan panggul dan lutut, sehingga nantinya dapat terjadi gangguan dari fungsi pada panggul dan juga lutut. Namun saat ini kita tetap dapat menyembuhkan penyakit tersebut, seperti rematik dan lainnya,” terangnya.

Adapun tindakan dari bedah panggul dan lutut yang saat ini sudah bisa dilakukan di RSUD Arifin Achmad Riau, meliputi dari tindakan yang sifatnya non operatif (operasi) dan operatif.

“Tindakan non operatif itu ialah, meliputi pemberian obat-obatan, fisioterapi (latihan), atau edukasi terhadap pasien agar menurunkan berat badan. Tindakan operatif, tentunya menggunakan intervensi terhadap bedah, dan juga menggunakan implan,” sebutnya.

“Yang paling populer saat ini di negara tetangga Malaka, Malaysia adalah. Banyak masyarakat kita yang pergi ke Malaka untuk mengganti sendi panggul dan sendi lutut. Alhamdulillah saat ini di RSUD Arifin Achmad sudah bisa kita lakukan tindakan tersebut. Artinya segala penyakit yang saat ini melibatkan sendi panggul dan lutut yang dapat memerlukan tindakan pemasangan sendi palsu (implan), itu sudah bisa kita lakukan disini. Karena kita saat ini sudah memiliki fasilitas tersebut,” ungkapnya.

Baca juga: Produk Domestik Regional Bruto Riau Terbesar ke-5 di Indonesia

Kemudian untuk penyakit seperti panggul dan lutut yang dikarenakan oleh cidera olahraga, misalnya olahraga bola kaki, mengalami cidera dikarenakan ada urat lututnya yang putus.

“Jadi urat yang putus itu saat ini bisa kita lakukan rekontruksi ulang dengan menggunakan alat Atroskopi. Alat ini juga yang saat ini sedang populer di Jakarta, Malaysia dan juga Singapura. Dimana yang saat dulu mereka tidak terlalu agresif mengobati cidera lutut ini, maka saat sekarang ini sudah agresif agar fungsi dari lutut bisa lebih maksimal. Dengan adanya operasi rekontruksi, dengan menggunakan alat bedah invasif, sehingga lukanya saat ini tidak besar dan hanya beberapa centi saja. Ini tentunya dengan mengunakan teknis Atroskopi tersebut,” jelasnya.

Untuk fasilitas dari bedah panggul dan lutut sendiri, lanjut dr. Ihsan, RSUD Arifin Achmad Riau juga sudah sangat lengkap. Termasuk dengan Sumber Daya Manusianya (SDM) juga sudah lengkap.

“Peralatan kita saat ini sudah lengkap. Bahkan saat ini sekelas Rumah Sakit Umum Daerah, setahu saya ini bisa disetarakan dengan rumah sakit swasta. Artinya fasilitas kita yang ada saat ini, sudah bagus, dan setara dengan center-center lain yang ada di Jakarta, Semarang, Bandung, dan  juga Surabaya,” bebernya.

“Untuk SDM saya tidak sendirian, tapi saat ini sudah dibantu oleh tim psikoterapi. Kemudian nantinya kalau ada penyakit lain kita juga sudah ada dokter spesialis penyakit dalam. Di mana biasanya dari pasien yang mengganti sendi lutut itu kan rata-rata orang tua. Sehingga kita tidak bisa langsung saja lakukan tindakan operasi. Tapi kita harus melakukan konsultasi terlebih dahulu yakni dengan dokter spesialis penyakit dalam, jantung dan lainnya. Karena itu merupakan adalah salah satu tim sebelum melakukan tindakan,” terangnya.

Disamping itu juga, dr. Ihsan menyatakan bahwa rata-rata pasien yang saat ini sudah dilakukan tindakan tersebut merasa terbantu, karena selama ini kebanyakan dari pasien mengeluhkan adanya nyeri dan sudah mobilisasi dikarenakan penyakitnya.

“Tapi setelah kita melakukan tindakan, pasien pun merasa terbantu. Sebab sebelum dilakukannya tindakan pasien tersebut lebih banyak terbaring, namun saat ini setelah dilakukannya tindakan sudah bisa berjalan. Itu untuk pasien yang sudah tua. Sedangkan pasien yang masih muda, misalnya ada cedera olahraga yang cukup banyak. Setelah kita tangani dan respon mereka cukup baik,” jelasnya.

Selain itu, dr. Ihsan mengimbau juga kepada masyarakat agar untuk tidak menganggap orang tua yang menderita penyakit panggul dan lutut adalah hal yang biasa.

“Kadang ada tradisi di masyarakat kita itu, kalau ada orang tua yang sakit panggul dan lututnya itu hanya diminta untuk bersabar untuk menerima kenyataan, dikarenakan sudah tua. Sebetulnya anggapan seperti itu sangat salah, justru orang tua itu harus sudah bebas dari nyeri dan rasa sakit. Karena diusia tua itu seharusnya tidak menderita,” ungkapnya.

Simak juga berita lainnya, seputar topik berita riau terlengkap di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here