Komponen Wajib dalam Pembuatan Surat Rekomendasi Beasiswa
Komponen Wajib dalam Pembuatan Surat Rekomendasi Beasiswa

Dang Merdu – Biasanya saat ingin memberikan beasiswa, institusi akan membuat persyaratan penting dalam upaya untuk menjaring calon yang tepat untuk penerima beasiswa. Surat rekomendasi atau letter of recommendation adalah salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi bagi calon penerima beasiswa.

 

Surat rekomendasi beasiswa ini juga akan disertakan curriculum vitae di dalamnya, selanjutnya ada transkrip niai dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Hal ini dibuat karena institusi penyedia beasiswa tidak mengenal secara dekat para calon peserta penerima beasiswa.

 

Bisa dikatakan, fungsi utama surat rekomendasi beasiswa, adalah mengungkapkan potensi dan prestasi seseorang yang mengajukan permohonan beasiswa. Dengan kata lain, surat rekomendasi bisa dianggap sebagai legitimasi yang diperuntukkan bagi kepentingan studi seseorang.

 

Umumnya, pihak yang mengeluarkan surat rekomendasi beasiswa adalah dosen, guru, atau pimpinan institusi pendidikan. Selain itu, pihak yang mengeluarkan surat ini, juga bisa merupakan pimpinan perusahaan di mana calon peserta beasiswa masih atau pernah bekerja.

 

Namun, inisiatif pengajuan surat rekomendasi beasiswa juga sering diawali dari permintaan calon penerima/peserta beasiswa. Seseorang yang tengah mengajukan permohonan beasiswa, bisa bisa meminta pihak-pihak tertentu yang memiliki kapasitas, untuk membuat surat rekomendasi.

 

Komponen Surat Rekomendasi Beasiswa Sejatinya, tidak ada bentuk atau format resmi terkait surat rekomendasi beasiswa. Namun, secara umum surat rekomendasi ini memiliki beberapa komponen yang lazim ditemui. Komponen yang terdapat dalam surat rekomendasi beasiswa sedikitnya ada lima, yakni sebagai berikut:

 

  1. Kop Surat Kop atau kepala surat, umumnya tercantum surat rekomendasi beasiswa. Hal ini untuk membuktikan bahwa pihak pemberi rekomendasi bernaung dalam suatu institusi, entah itu institusi pendidikan maupun perusahaan.

 

Keberadaan kop surat dalam surat rekomendasi beasiswa juga berarti bahwa, surat rekomendasi tersebut diberikan atas nama institusi. Hal ini membuat pelamar program beasiswa lebih dipercaya. Keberadaan kop surat dalam surat rekomendasi beasiswa, membuat calon peserta program beasiswa dianggap kredibel dan layak untuk mendapat rekomendasi dari sebuah institusi tertentu.

 

  1. Judul Surat Judul surat rekomendasi beasiswa umumnya dibuat berbeda oleh tiap pemberi rekomendasi. Hal ini bisa berupa judul formal, dengan frasa “To whom it may concern”. Beberapa surat rekomendasi beasiswa bahkan tidak menyertakan judul, melainkan nomor surat seperti surat resmi.

 

Baca juga : Covid-19 Masih ada, Wajib Waspada !

 

  1. Tanggal dan Nomor Surat Tanggal dan nomor surat merupakan hal umum yang dicantumkan oleh sebuah institusi saat mengeluarkan surat rekomendasi beasiswa. Tanggal pada umumnya ditentukan kapan surat rekomendasi beasiswa tersebut ditandatangani.

 

Sedangkan, nomor surat ditentukan oleh bagian tata usaha atau administrasi dari         sebuah  bagian/divisi/departemen dari suatu institusi, terkait keluar masuknya surat     dari/dan untuk institusi tersebut.

 

  1. Isi Surat Isi dari sebuah surat rekomendasi beasiswa ditulis oleh pihak pemberi rekomendasi berdasarkan apa yang ia ketahui tentang kapasitas atau kualitas akademis calon peserta beasiswa. Isi surat rekomendasi beasiswa, umumnya akan ditambahkan sebuah kalimat pendukung yang berisi dorongan persuasif untuk membuat pelamar dapat diterima dalam seleksi beasiswa.

 

  1. Penutup Kalimat penutup dalam surat rekomendasi beasiswa, biasanya diisi dengan kesediaan bertanggung jawab dari pihak pemberi rekomendasi terhadap pelamar beasiswa. Pertanggungjawaban ini, merupakan konsekuensi logis dari pemberian rekomendasi beasiswa pada seorang pelamar.

 

Sehingga, umumnya pihak pemberi rekomendasi akan mencantumkan kontak surat     elektronik (electronik mail/e-mail) atau nomor telepon yang bisa dihubungi untuk   berkorespondensi dengan penyelenggara program beasiswa.

 

Kontak antara penyelenggaran program beasiswa dan pemberi rekomendasi, lazim   dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi. Ini terkait keabsahan atau keaslian surat   rekomendasi beasiswa, maupun verifikasi terkait profil pelamar program beasiswa.

 

  1. Tanda Tangan dan Stempel Setiap surat rekomendasi beasiswa umumnya memiliki tanda tangan dari pihak yang memberikan rekomendasi. Hal ini dilakukan sebagai bukti sah dari adanya keputusan resmi dari pihak terkait terhadap pelamar beasiswa.

 

Jika diperlukan, pemberi rekomendasi juga akan menyertakan stempel yang relevan dengan kop surat. Stempel ini merupakan pembuktian, bahwa surat rekomendasi beasiswa yang dikeluarkan berasal dari seseorang yang menjabat di suatu instansi atau departemen.

 

Baca juga Berita Nasional lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here