Alke ATX 340E, Kendaraan Listrik Niaga yang Unik dari Italia
Alke ATX 340E, Kendaraan Listrik Niaga yang Unik dari Italia

Berita Pekanbaru Terbaru – Terdapat beragam kendaraan listrik unik pada pameran PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show) 2022, salah satunya adalah Alke ATX 340E yang berada pada area test drive yang berlangsung beberapa hari yang lalu.

Sebuah kendaraan niaga yang berasal dari Italia tersebut didatangkan oleh PT Groen Indonesia. Perusahaan tersebut dikenal sebagai distributor produk dalam bidang pengelolaan kebersihan serta pengolahan sampah yang ada dilingkungan perkotaan.

Kendaraan electric untility vehicle tersebut hadir dengan desain yang cukup unik. Jika diperhatikan sekilas akan mengingatkan kita pada Mercedes-Benz Unimog U530. Dimana penampang kaca yang tampak lebar pada bagian grille yang menonjol ke depan juga penggunaan kabin tunggal untuk dua orang dalam pengoperasiannya.

Pada bagian eksterior tampak futuristik dengan warna hitam serta putih. Dengan model lampu bulat yang terpisah dengan bagian bumper yang ukurannya besar. Sudah didukung dengan penerangan LED serta daytime running light yang menjadikannya tampak modern.

Baca juga: 3 Tips Aman Menggunakan Standar Samping Untuk Sepeda Motor

Walau didesain sebagai kendaraan niaga untuk perkotaan, tetapi dimensinya cukup besar. Dengan dimensi panjang sasis 3.220 mm yang mana setelah ditambah bak akan menjadi 3.530 mm. Lebarnya 1650 mm dengan tinggi 1980 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 2.130 mm. Model tersebut dihadirkan dengan baterai berbagai ukuran yang menjadikan pembeda daya angkutnya, mulai dari 875 kg hingga 1.100 kg. Baik model dan juga ukuran baknya pula beragam, yang diikuti berdasarkan dengan kebutuhan serta kemampuan penarik yang mampu mencapai hingga 2.000 kg dan berat kendaraan tersebut sekitar 4.500 kg.

Alke ATX 340E, Kendaraan Listrik Niaga yang Unik dari Italia
Alke ATX 340E, Kendaraan Listrik Niaga yang Unik dari Italia

Didukung dengan model pintu suicide door yang akan memudahkan para pekerja saat menggunakan kendaraan tersebut terlebih jika menggunakan baju kerja yang cukup tebal.

Pada bagian dasbor serta lingkar kemudi yang tak dapat dikatakan sederhana dengan lekukan-lekukan serta tombol yang justru tak terlihat. Dibutuhkan beberapa waktu untuk mempelajari apa saja fungsi dari tombol-tombol yang ada tersebut. Sementara untuk lingkar kemudinya yang terbilang unik dikarenakan hadir dengan bentuk tiga palang yang justru tak dapat dijadikan penanda jika kemudi tersebut sedang dalam keadaan lurus. Sehingga diharuskan sedikit memutar beberapa kali lingkar kemudinya untuk memastikan bergerak pada arah yang benar-benar dituju.

Sementara speedometer serta penunjuk kondisi kendaraan baik itu status baterai, energi yang hadir dalam bentuk jarum penunjuk serta berada pada bagian tengah dasbor. Ada pula berbagai macam tombol pengoperasian kendaraan baik itu fog lamp, wiper, AC, tombol mode penggerak kedepan, kebelakang serta N atau netral pada saat berhenti dan pemanas kaca.

Kaca bagian depan bisa dibuka sedikit untuk sirkulasi udara dan bagian kaca samping baik kiri maupun kanan juga dapat dibuka secara konvensional dengan posisi duduk yang memberikan kesan tinggi.

Kecepatan kendaraan ini maksimal adalah 44 km/jam dengan jarak tempuh hingga mencapai 200 km tergantung dari kapasitas baterai yang digunakan. Torsi motor listrik tersebut dengan tenaga 14 kW dan torsinya 113 Nm akan terasa pada saat menginjakkan pedal akselerator.

Alke ATX 340E, Kendaraan Listrik Niaga yang Unik dari Italia
Alke ATX 340E, Kendaraan Listrik Niaga yang Unik dari Italia

Untuk urusan pengereman sudah didukung dengan rem cakram pada bagian depan serta tromol pada bagian belakang. teknologi regeneratif pula dapat dirasakan pada kendaraan yang satu ini.

Fitur lainnya seperti seatbelt tiga titik, steering lock, immobilizer, buzzer untuk bergerak mundur, central door lock serta mode berkendara Sport atau ECO. Kendaraan tersebut juga dapat ditambahkan dengan head unit yang juga termasuk sepeaker dan beberapa fitur lainnya, kamera belakang dengan tambahan biaya. Untuk pengisian dayanya dari 0 hingga terisi penuh akan membutuhkan waktu sekitar delapan jam dan life cycle baterainya berada pada angka 1.500 kali.

Untuk harganya sendiri tergantung pada spesifikasi, berdasarkan gambaran sedikit untuk biaya yang harus dikeluarkan untuk memiliki mobil tersebut yaitu mulai dari Rp. 500 jutaan hingga Rp. 1 miliar lebih.

Untuk informasi seputar Berita Otomotif Terbaru lainnya pastikan hanya di laman Dangmerdu.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here